Mengenal HMI jenis ECS (Expert Control and Supervision)


ECS (Expert Control and Supervision) adalah salah satu jenis software HMI (Human Machine Intarface) digunakan untuk memonitor dan mengontrol sistem pada proses industri. 

HMI ini dikembangkan oleh perusahaan FLSmidht kusus untuk industri semen sehingga icon – icon yang digunakan pada interface sangat familiar dengan peralatan produksi yang ada pada proses produksi industri semen, slah satu industri yang menggunakan HMI jenis ini adalah PT. Semen Indonesia area pabrik Tuban 3-4. 

ECS sangat detail dalam penggambran sebuah proses industri, kedatailanya hingga sampai pada bagian sub sistem, hal itu terbukti dengan adanya fasilitas sistim Start dan Stop Plant Machinery, konfigurasi sistem dan proses parameter. Terdapat banyak fasilitas yang dimiliki oleh ECS, diantaranya adalah fasilitas monitoring jarak jauh. HMI ini dapat diintegrasikan dengan layanan internet sehingga user dapat memonitoring kegiatan produksi dimanapun dan kapanpun dari peralaan elektronik yang tersambung dengan layanan internet. HMI jenis ini diciptakan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang nenuntut optimasi tingkat tinggi di suatu proses industri. Sehingga dalam aplikasi ECS diterapkan rekayasa kecerdasan seperti Fuzzy Logic, Neural Network, Statistical Proces Control (SPC) dan Model Base Predictive Control (MPC). Intinya Sistim dari ECS ini selain dapat menampilkan visualisasi juga dirancang untuk mengontrol dan mengatasi permasalahan sebuah plant.


Konfigurasi ECS dengan PLC
Gambar 3.52 Proses Konfigurasi ECS dengan PLC

Gambar 3.52 merupakan contoh sederhana yang menjelaskan tentang alur informasi dari belt konveyor menuju ECS server atau sebaliknya. Ada dua server untuk memastikan sebuah plantbenar – benar berjalan (aktif) bahkan dapat menginformasikan gangguan jika slah satu server  bermasalah.Langkah awal adalah Mesin (belt konveyor) akan didefinisikan ke sistem ECS dengan seting point tertentu tujuannya untuk mengkonfigurasi mesin dengan ECS. Selanjutnya Mesin dan kecepatan sensor didalamnya dianggap  sebagai satu unit sistem. PLC akan mengkombinasikan informasi dari kecepatan sensor dan MCC kemudian informasi tersebut dikirim ke data base ECS. Misal jika terjadi kesalahan pada sistem maka PLC akan menngirimkan data berupa alaram peringatan yang akan ditampilkan di layar monitor. Sehinnga operator dapat melihat permasalahan dan segera menindak lanjuti permasalahan yang terjadi. Operator dapat mengambil tindakan dari antarmuka ECS misal mematikan sistem yang lain untuk kepentingan keamanan.

0 comments:

Post a Comment